Tak sadar air mata ini menetes saat membaca isi blog milik Ustadz Musadiq. Air mata ini menetes bukan saja karena malu tetapi juga kesel. Setelah 6 bulan belajar membaca ayat-ayat suci itu, sampai detik ini saya masih saja belum lancar... "bodohnya diriku"..[membandingkan diri dengan teman2 sebaya yang hebat sekali mengajinya]. Berfikir, berfikir, berfikir dan berfikir.Semangat ku tinggi buat memabaca.. tapi kali ini bisikan Iblis menang..
Saya berhenti belajar, saya fikir.."nanti saja belajarnya kalo sudah mengikuti kelas mengaji, percuma juga ngaji tapi nggak bener melafalkannya..."
Minggu pagi saya datang ke sebuah majelis di daerah gegerkalong Bandung..
Ustadz Aam Amirudin berkata "Bersyukurlah mereka yang susah sekali dalam belajar, karena Allah menilai proses bukan hanya hasil".
Kembali saya membaca blog milih Ustadz Musadiq ini. Saya resapi isi blog ini..
Saya jadi ingat. walaupun belum bisa membaca Al-Qur'an itu dengan lancar dan benar sepenuhnya, tapi dengan mempelajarinya saja saya sudah banyak mendapatkan hidayah. sebagi contoh bulan April kemarin saya masuk surat An-Nisa.. ketika membaca surat ini dengan terbata-bata tiba-tiba keinginan untuk menutupi aurat yang selama ini saya inginkan semakin kuat dan akhirnya menjadi kenyataan.. 24 April 2009 saya mengenakan kerudung ini... Alhamdulillah.. ini bukti Allah mewujudkan impian makhluk-Nya yang berusaha. ternyata terlalu banyak rahmat Allah yang belum saya syukuri..
vie.. vie.. ckckck...
Kamu berhenti belajar, kamu meninggalkanNya tapi Allah tidak pernah meningalkanmu walaupun kamu sempat meninggalkanNya...
Ya Allah bantu hamba untuk tidak pernah berhenti belajar mencintaiMu...
Bantu hamba membuka mata hati hamba agar hamba mampu melihat yang sesungguhnya.